BERBASIS ENTREPRENEURSHIP “Si Kampus Ungu”
Pada mulanya dari kemiskinan kemudian pengangguran dan menjadi kekerasan serta kejahatan [crime]. Martin Luther King [1960] mengatakan, “you are as strong as the weakestof the people.” Kita tidak akan menjadi bangsa yang besar kalau mayoritas masyarakatnya masih miskin dan lemah. Maka untuk menjadi bangsa yang besar mayoritas masyarakatnya tidak boleh hidup dalam kemiskinan dan lemah.
Sesungguhnya kemiskinan bukanlah persoalan baru di negeri ini. Sekitar seabad sebelum kemerdekaan Pemerintah Kolonial Belanda mulai resah atas kemiskinan yang terjadi di Indonesia (Pulau Jawa). Pada saat itu indikator kemiskinan hanya dilihat dari pertambahan penduduk yang pesat [Soejadmoko, 1980]. Oleh karena itu, menjadikan seseorang untuk berwirausaha sangatlah penting untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di indonesia ini.
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA adalah contoh sekolah tinggi berbasis entrepreneurship yang ada di yogyakarta menargetkan 10% setiap kelulusan menjadi pengusaha. Jika 10% dari setiap kelulusan STMIK AMIKOM menjadi pengusaha otomatis mereka mempunyai karyawan sehingga mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Hal ini sangat efektif untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran di indonesia.
Hal-hal yang di ajarkan di STMIK AMIKOM untuk menjadi seorang pengusaha sukses yaitu Mata kuliah kecakapan antar personal. Dalam mata kuliah ini mahasiswa di ajarkan untuk berpakaian rapi dan berani berbicara atau mempresentasikan produk-produk yang akan di kenalkan kepada mahasiswa lainnya. Hal ini bertujuan untuk melatih bicara agar terbiasa, jika dikemudian hari menjadi seorang pengusaha harus pandai memasarkan produknya atau jasa yang di kelolanya agar para konsumen tahu dan tertarik dengan produknya. Kemudian tentang kerapian seseorang lebih dipercaya konsumen dari pada orang yang berpenampilan buruk.
Selanjutnya mata kuliah e-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B) (Wahana Komputer Semarang 2002). Mata Kuliah ini bermanfaat untuk meningkatkan market exposure (pangsa pasar) dengan menggunakan transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui internet dan tidak terbatas jarak dan waktu, Menurunkan biaya operasional (operating cost) seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi, dan Melebarkan jangkauan (global reach) Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer atau smartphone.
Mata Kuliah kewirausahaan diajarkan untuk membuat proposal usaha dan mempresentasikan kepada teman-teman mahasiswa lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan asupan modal agar usahanya dapat tercapai.
STMIK AMIKOM Yogyakarta juga sering mengadakan pameran-pameran usaha dimana para mahasiswa yang mempunyai bisnis atau usaha dapat memperkenalkan produk maupun jasa mereka di lingkungan kampus. Dan masih banyak lagi matakuliah dan seminar-seminar bisnis yang ada di STMIK AMIKOM Yogyakarta yang bertujuan agar mahasiswa ketika lulus ataupun belum lulus nanti menjadi seorang pengusaha yang sukses dan terkenal supaya bangsa Indonesia ini terbebas dari kemiskinan dan pengangguran.
Terimakasih KAMPUS UNGU
Follow